Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-06 00:32:03【Resep Pembaca】654 orang sudah membaca
PerkenalanDeputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu saat sambutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menyebut Salon International de l'Alimentation (SIAL) Interfood 2025 dapat menjadi ajang untuk memperkuat industri Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) di Indonesia.
“Pameran ini menjadi barometer industri pangan dan minuman di Asia Tenggara serta ruang kolaborasi global antara pelaku industri, UMKM, dan sektor pendukung,” kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Vinsensius menyampaikan acara itu dihadiri sebanyak 1.500 perusahaan dari 25 negara akan berpartisipasi, dengan 70 persen di antaranya berasal dari produk dalam negeri, dan diperkirakan menarik 90.000 pengunjung pada tahun ini.
Angka itu menurutnya menunjukkan bahwa Indonesia ngak hanya menjadi pasar potensial, tapi juga produsen unggulan di sektor kuliner dunia. Selain memperluas jejaring bisnis internasional, SIAL InterFOOD juga memberi dampak ekonomi berantai bagi hotel, transportasi, kuliner, hingga penjualan produk UMKM lokal.
Kegiatan itu juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk kuliner Indonesia di pasar global.
Baca juga: Pameran Bali Interfood usung kuliner Nusantara genjot pariwisata
Ia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mengapresiasi Krista Exhibitions yang selama lebih dari dua dekade konsisten menghadirkan pameran berskala internasional, serta dukungan berbagai asosiasi seperti GAPMMI, PHRI, AP5I, APRINDO, ACP, dan APJI. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata dalam memperkuat destinasi dan penyelenggara MICE nasional.
“Kami berharap SIAL InterFOOD 2025 menjadi wadah inspirasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor yang membawa manfaat luas bagi pelaku industri serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah utama event internasional di kawasan Asia,” kata Vinsensius.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menambahkan pihaknya terus memperkuat program business matching yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra internasional.
“Kami ingin menjadikan SIAL InterFOOD sebagai platform global yang memperkuat konektivitas antar pelaku industri makanan dan minuman dunia,” ujarnya.
Baca juga: Wisatawan Malaysia jelajahi pesona Sumbar lewat famtrip
Baca juga: Jumlah wisatawan China ke Indonesia naik 9 persen
Suka(27)
Sebelumnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Selanjutnya: Laba bersih PalmCo tumbuh 84 persen jadi Rp3,48 T di kuartal III
Artikel Terkait
- Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
- Ahli ingatkan kadar lemak visceral tinggi bisa sebabkan sakit jantung
- Pemkot Kediri evaluasi perbedaan data penerima MBG
- Hindari keracunan, kapolri instruksikan pengawasan MBG diperketat
- Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis
- FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI
- Bantuan meningkat, penjarahan truk bantuan di Gaza turun drastis
- Kemenpar hadirkan tur gastronomi di Pameran Pangan Nusa 2025
- Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
- Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Resep Populer
Rekomendasi

Kiat menghindari penyakit semasa banjir

Kemendag dan BPKH sinergi dorong ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi

Refleksi Hari Pangan Sedunia, "Berilah kami makanan secukupnya"

Penyebab produk pangan terpapar radioaktif & dampaknya bagi kesehatan

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia

BGN ungkap MBG berhasil dorong lahirnya industri dalam negeri

Promo SPayLater bayar QRIS, nikmati diskon hemat Serba Seribu

Utusan Abbas: Palestina butuh dukungan, bukan pasukan internasional